Review Pemakaian Plagiarism Checker X

Sekarang ini dunia pendidikan banyak menggunakan Internet. Internet dapat digunakan untuk membantu dalam mencari berbagai referensi teoritis diberbagai belahan dunia, sebagai literature yang membantu memperkuat penelitian yang diambil. Peneliti dapat dengan mudah memperoleh dan mengunduh artikel-artikel yang berkaitan dengan tema penelitian.

Selain manfaat kemudahan yang didapat untuk membantu penelitian, Internet juga memiliki sisi negatif. Penelitian dapat diambil dan mengganti nama peneliti oleh oknum tidak bertanggung jawab. Tidak sedikit yang melakukan demikian demi memperoleh jenjang kepangkatan untuk dosen ataupun pemenuhan nilai yang dilakukan oleh mahasiswa.

Menurut Direktur Jenderal Sumber Daya Iptek dan Dikti Kemristekdikti Ali Ghufron, kasus pelanggaran penjiplakan (plagiarisme, Red), maka sejumlah sanksi akan diberlakukan oleh pemerintah. Mulai dari teguran, peringatan tertulis, pembatalan nilai, pemberhentian secara hormat, pemberhentian tidak hormat, sampai pembatalan ijazah,” ujar Ghufron.

Menyikapi hal tersebut, untuk meminimalisir kasus plagiarisme di kalangan penulis jurnal khususnya jurnal CCIT Raharja, sangat diperlukan software yang dapat mendeteksi plagiarisme. Banyak software yang ditawarkan di Internet. Untuk saat ini di ujicoba software Plagiarism Checker X.

Gambar 1. Logo Plagiarism Checker X

Ketika kita pertama membuka Software Plagiarism Checker, akan disambut tampilan awal untuk mengupload file. File yang diupload bisa dengan format word atau pdf .

Gambar 2. Tampilan Awal Plagiarism Checker X

Selanjutnya tampilan setelah kita mengupload file adalah seperti gambar 3 dibawah ini. Gambar 3 menampilkan worksheet depan yang sudah berisikan teks sesuai dengan isi file yang kita upload. Lalu kita klik button Analyze it.

Gambar 3. Tampilan Analyze it Plagiarism Checker X

Setelah Tahap Analyze selesai maka Plagiarism Checker X akan memunculkan hasil Result seperti gambar 4. Hasil Result ini mendeteksi berbagai mcam saduran online, bisa blog, jurnal online, ebook, web, artikel online, dll

Gambar 4. Result Plagiarism Checker X

Selain itu dapat tampil Summary Report Presentasi seperti gambar 5 dibawah ini.

Gambar 5. Bagan Summary Report

Dari Hasil Uji coba, Plagiarism Checker X sangat mudah pemakainnya, namun untuk hasil terdapat beberapa kendala yaitu, hasil yang didapat diwaktu berbeda menggunakan PC yang berbeda menghasilkan hasil yang berbeda. Uji coba dengan 2 paper yang submit di CCIT.

Pertama kita akan bahas paper 1 yang ditulis Oktoverano.

Hasil yang didapat pada pertama kali cek Plagiat di PC ibu Maimunah selaku sekertaris redaksi CCIT dengan menggunakan Plagiarism Checker X sebesar 20% dengan Statistics : 540 words Plagiarized / 2764 Total words, Date : Friday, October 27, 2017.

 

Gambar 6. Hasil Cek Pertama Plagiarism Checker X Oktoverano

Selanjutnya dilakukan cek Plagiat di PC Dewi Immaniar selaku ketua redaksi CCIT dengan menggunakan Plagiarism Checker X, hasil yang didapat ternyata berbeda yaitu sebesar 14% dengan Statistics: 394 words Plagiarized / 2764 Total words, Date: Tuesday, October 31, 2017

Gambar 7. Hasil Cek Kedua Plagiarism Checker X Oktoverano

Kedua kita akan bahas paper 2 yang ditulis Tony.

Hasil yang didapat pada pertama kali cek Plagiat di PC ibu Maimunah selaku sekertaris redaksi CCIT dengan menggunakan Plagiarism Checker X sebesar 21% dengan Statistics: 634 words Plagiarized / 3004 Total words, Date: Friday, October 27, 2017

Gambar 8. Hasil Cek Pertama Plagiarism Checker X Tony

Selanjutnya dilakukan cek Plagiat di PC Dewi Immaniar selaku ketua redaksi CCIT dengan menggunakan Plagiarism Checker X, hasil yang didapat ternyata berbeda yaitu sebesar 15% dengan Statistics: 437 words Plagiarized / 3004 Total words, Date: Tuesday, October 31, 2017

Gambar 9. Hasil Cek Kedua Plagiarism Checker X Tony

KESIMPULAN

Software Plagiarism Checker X mudah digunakan namun terjadi perbedaan hasil plagiat di waktu yang berbeda dan PC yang berbeda. Untuk Hasil Plagiarism Checker X ini juga lebih detail, dicoba hasil FGR yang sebelumnya kecil tetapi menggunakan Plagiarism Checker X hasil presentase plagiat lebih besar.

SARAN

Menggunakan Plagiarism Checker X yang original untuk meminimalisir error software.

 

 

 

12 Responses

  1. Thanks Dewi atas pembahasan ini. Minta Yustin cari tahu tentang perbedaan dari hasil yang ada, selanjutnya bbc yah Yustin.
    Saran UR, saat ini yang sudah ada di dayagunakan semaksimal mungkin dulu, dan dapat dilanjutkan dengan membeli lisensi resmi.

  2. terimakasih informasinya ibu dewi..
    walaupun terhitung lebih besar untuk persen plagiarisme nya, namun dapat menampilkan bagian mana yang terkena plagiat , jadi bisa di perbaiki untuk dapat persen yang lebih kecil 🙂

  3. Terimakasih sudah sharing bu dewi^^ Ternyata terdapat perbedaan pada hasil plagiatnya yah padahal scan file yang sama. Yustin akan cari tau perihal ini, apa yang menyebabkan adanya perbedaan hasil plagiat..

  4. untuk mengetahui hasil presentase memang sangat berbeda beda hasilnya tetapi dari informasi yang ibu dewi sampaikan anggy jadi mengetahui tentang pemakaian plagiaism checker X, terimakasih informasinya bu ^^

  5. Thanks for sharing Bu Dewi
    Menggunakan Plagiarism Checker X lebih detail dan mudah alur pemakaiannya
    Walau ada sisi kelebihan dan kelemahan semoga bisa terpecahkan jadi hasil Plagiarism lebih real dan fixed walau berulang kali di scanning menggunakan PC atau device yang berbeda beda tetap fixed hasil Plagiarism.

  6. Wahh keren bu sekarang bisa cek hasil plagiat melalu aplikassi plagiarism checker ini, semoga dengan adanya aplikasi ini dapat membantu mahasiswa dalam mengecek tingkat plagiat dalam laporanya. Thanks for sharing bu 😉

  7. Trims Bu Dewi ilmunya sangat bermanfaat, dengan adanya “Review Pemakaian Plagiarism Chacker X” ini dapat terdeteksi siapa saja yg plagiarisme, dan khusus untuk jurnal CCIT di Kampus Raharja dengan adanya review ini dapat terminimalisir dari plagiarism atau bahkan tidak bisa lagi di plagisrism oleh oknum yang tidak bertanggung jawab

  8. Thanks for sharing bu dewi ^^
    ternyata caranya kurang lebih hampir sama seperti scan yang sebelumnya yaitu FGR tetapi ternyata pakai ini bisa terlihat lebih besar hasil scan nya . tapi tetap kita tahu hasilnya mana saja yang terkena plagiat jadi kita bisa perbaiki ^^

  9. Wah dengan adanya Plagiarism Checker X jadi lebih mudah dalam check plagiat yang diperuntukan mahasiswa Perguruan Tinggi Raharja. Semoga dapat diterapkan untuk mereview laporan pada widuri.

  10. Thanks For Sharing bu Dewi ^^
    Dengan adanya software baru ini akan lebih mempermudah pengecekan tingkat plagiat yaa namun ada kelebihan dan kekurangan pastinya tapi perlahan ada pemecahan masalahannya ya.

  11. Terimakasih sudah sharing bu Dewi, informasi yang jelaskan mengenai software Plagiarism Checker x sangat lengkap dan juga sudah dilakukan ujicoba. Senoga dengan adanya software tersebut diharapkan dapat menggantikan website plagscan sebagai tootls untuk mengecek tingkat plagiat sebuah dokumen termasuk jurnal dan laporan skirpsi atau kkp.

Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.